Friday, October 16, 2009

YANG BARU BALIK DAN YANG AKAN BERANGKAT

Begitulah penghijrahan yang terus berlaku setiap bulan sepanjang tahun. Tanahnya kering kentang, berbukit gondol tanpa tumbuh-tumbuhan. Suhunya tinggi. Jauh sekali dari segala keindahan dan kemashyuran tempat yang digemari oleh pelancong. Tapi kita mahu berulang ke sana. Kawan yang baru balik bermimpi sepanjang hari, ingin terus ke sana lagi. Menikmati segalanya yang tak dimimpi ditempat lain. Mekkah dan Medinah menggamit kita. Tanah suci. Tanah haram. Mulai bulan depan ramai lagi akan menuju ke sana bukan dari negara kita saja tapi dari perusuk dunia. Musim haji tiba lagi dan ramai yang telah bersedia bertahun-tahun kini sudah terbayang kehadiran mereka di-sana.

Keistimewaannya banyak. Lautan rahmat menunggu.Sudah ke-sana masing-masing tahulah segala yang ada. Kepada jumaah haji kita mendoakan kesejahteraan. Antara persedian katanya hendaklah 'mengharuskan' hati. Khutbah Jumaat hari ini menjurus kepada tanah haram Mekkah dan Medinah. Agaknya bulan depan kita mula ke rumah kawan-kawan dan keluarga yang akan berangkat ke sana.






f

2 comments:

Uncle Lee said...

Hello KotaStar, you write really beautiful bahasa.
Wish I can faham all, but regret with my sebelum Merdeka bahasa about 30%.

Your post reminds me of long ago, I was in JB airport late evening waiting for flight to KL...
and a big MAS plane, not sure 757 or Airbus, but larger than usual MAS 737 landed and a lot of Malay people disembarked, they just returned from Mecca.

The plane not being on regular passenger run was completely empty and I was boarded.
Holy Smoke! I was the only passenger with about 8 lovely air hostesses, but pity only 45 minutes flight to KL, ha ha.

Imagine can seat anywhere I like in the plane....the only passenger.
You keep well and have a pleasant week, Lee.

kotastar said...

Hi,
Ok la A short write up about Mekkah and the impending pilgrimage of Muslims to the Holy City. You did understand the content and that's all that matters. Yes, your incident can repeat itself when the hajis return. You had a bevy of hostesses to serve you then.How lucky some people are.

Thanks again.