Thursday, July 29, 2010

MENEMUI KEDAMAIAN , KEUNIKAN, KETENTERAMAN ......

pohon buluh dan batu batan (hard and soft scape)


TAK TERFIKIR pula yang bahan-bahan sekeliling boleh diusahakan hingga menjadikan unik dan bernilai tinggi
. Kebetulan semasa kami singgah sebentar di tempat ini banyak yang menarik dan mendorong berfikir mengapa tidak kita sama-sama mengambil usaha yang sama. Buluh dan kayu-kayan hanyut dan terbuang, botol dan sebagainya boleh dijadikan bahan hiasan yang cukup bernilai. Mungkin kita tidak kreatif seperti orang yang menggubahnya, tetapi kita telah mendapat ganjaran dan contoh. Ilham. Renung sepuasnya dan semoga diharap saudara/i boleh melakukan sesuatu hujung minggu ini atau sekurang-kurang menjelang Aidilfitri agar rumah kita menyambut keluarga dengan sesuatu yang berlainan tanpa mengeluarkan perbelanjaan besar disamping melahirkan kreativiti. InsyaAllah.

rumpun ranting dan buluh menghiasi lampu seling (twigs, brunches, bamboo and a ceiling light)



satu sekatan semula jadi( bamboo curtain?)

sudah cukup menahan serangan (bamboo fortress?)

jangan bimbang tak ada hujan cocacola atau 7up (a corridor of tops)

terus dari hutan belantara ( jungle plants fresh from the natural nursery

anak muda ini mengingati sesuatu mungkin ada ilham tersendiri (dream on and come out with something constructive)



sebuah pemukaan meja dari sepohon pokok (solid wooden top for a dining table compliments the scenery)

Perjalanan kita antara Baling dan Jeli sepanjang Lebuhraya Timor - Barat akan berpeluang merentasi Tasik Banding. Disini sudah ada sebuah hotel semenjak beberapa tahun yang lalu. Kini pengurusan baru telah memiliki hotel ini dan wajahnya juga telah bertukar dan menjadikannya satu tempat yang patut kita berhenti sejenak atau lebih baik singgah bermalam agar merasi keindahan alam semula jadi disini. Tidak heranlah 'Royal Belum' berhampirannya akan menjadi satu tarikan pelancongan dalam masa yang akan datang.



( During a recent trip to Kota Bharu we traveled on the East-West Highway stretching from Baling in Kedah to Jeli in Kelantan. It is not a highway where you can see your speedometer moving to a century plus. Otherwise you will be courting real danger and see yourself in the precipice below as the highway cuts the great dividing range stretching north south. Still it's greenery all the way and when traveling in the evening you may be lucky to come across wild elephants crossing the highway. Half way when you feel tired from taking all the curves, you come across a man-made lake and sitting by the foothills is a hotel, now under a new establishment and thankfully has acquired new features. It is a sight for sore back and ache after a long drive. What we saw certainly shows the management skill and expertise to make use of local products abundantly available to beautify the surrounding and its establishment. Sited at the entry point to the treasures of Royal Belum Valley we are sure this will be a focal point for many.)

3 comments:

Azizi Ahmad Termizi: said...

Pak Non

Haven't been to Belum myself. I'd heard so much about its natural beauties.

KotaStar said...

Azizi,

Your cycling group may take the challenge to make the trip there. Discovering nature as you paddle into the wilderness. Neither have I been there yet. I guess it is either to get there than to Taman Negara.

Thanks

Blogger said...

Do you love Pepsi or Coca-Cola?
PARTICIPATE IN THE POLL and you could win a prepaid VISA gift card!